header image
ANALISIS EFISIENSI DAYA LISTRIK TERPASANG PADA PELANGGAN LISTRIK PLN UNTUK PERUMAHAN DI SURAKARTA
Nama Peneliti
Anggota Peneliti
:
Instansi/Jurusan : Jur. Pend. Teknik & Kejuruan FKIP
Jenis Penelitian : Penelitian Dosen Muda
Lokasi
: Karanganyar
Bidang Ilmu : TEKNOLOGI
Tahun : 2006
No Telp :
Abstract :
ANALISIS EFISIENSI DAYA LISTRIK TERPASANG PADA PELANGGAN LISTRIK PLN UNTUK PERUMAHAN DI SURAKARTA (Budi Siswanto, dkk: Oktober 2007). Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui efisiensi daya listrik yang terpasang pada pelanggan listrik PLN untuk rumah tangga, (2) Mengetahui sejauhmana perbedaan efisiensi antara daya listrik terpasang 450 VA, 900 VA, 1300 VA, dan 2200 VA, (3) Mengetahui jumlah kerugian daya listrik pada pelanggan tiap bulan Lokasi penelitian di PLN wilayah APJ (Area Pelayanan dan Jaringan) Surakarta, karena didasarkan sebagai pusat data base pengelolaan yang membawahi 11 UPJ (.Unit Pelayanan dan Jaringan) di Wilayah Surakarta. Metode yang dipakai sebagai pendekatan dalam penelitian ini adalah diskriptip-analitik secara kuantitatip dengan menggunakan metode survey, yang menitikberatkan pada peroleh data sekunder yang representatif. Data Sekunder yang digunakan adalah data documenter yang diperoleh dari kantor PLN Wilayah kerja APJ(Area Pelayanan dan Jaringan) Surakarta. Teknik sampling/teknik cuplikan (sampling technique) yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional random sampling pada Perumahan di Surakarta yang terdiri dari empat macam daya yang terpasang yaitu : 450 VA, 900 VA, 1300 VA, dan 2200 VA, masing-masing sejumlah 30 pelanggan yang diambil untuk pemakaian meter PLN wilayah kerja APJ Surakarta untuk bulan Maret 2007 yang meliputi 11 UPJ (Unit Pelayanan dan Jaringan). Penelitian memperoleh hasil sebagai berikut (1) Pada daya yang terpasang 450 VA, hasil perhitungan efisiensi menunjukkan bahwa seharusnya total energi yang terpakai jika efisiensi 100 % adalah 9720 KWh untuk 30 pelanggan perumahan Surakarta Bulan April 2007. Pada kenyataannya besar pemakaian KWh untuk 30 pelanggan selama bulan April adalah 2214 KWh. Dengan demikian besar energi listrik yang tidak terpakai adalah 9720-2214 = 7506 KWh atau efisiensi rata-rata yang ada hanya 22,78%. Hal tersebut membuktikan bahwa kerugian yang diderita oleh adanya daya listrik yang tidak terpakai sebesar = 7506 KWh. (2) Pada daya yang terpasang 900 VA, hasil perhitungan efisiensi menunjukkan bahwa seharusnya total energi yang terpakai jika efisiensi 100 % adalah 19440 KWh untuk 30 pelanggan perumahan Surakarta Bulan April 2007. Pada kenyataannya besar pemakaian KWh untuk 30 pelanggan selama bulan April adalah 5385 KWh. Dengan demikian besar energi listrik yang tidak terpakai adalah19440-5385 = 14055 KWh atau efisiensi rata-rata yang ada hanya 27,70%. Hal tersebut membuktikan bahwa kerugian yang diderita oleh adanya daya listrik yang tidak terpakai sebesar = 14055 KWh. (3) Pada daya yang terpasang 1300 VA, hasil perhitungan efisiensi menunjuk-kan bahwa seharusnya total energi yang terpakai jika efisiensi 100 % adalah 28080 KWh untuk 30 pelanggan perumahan Surakarta Bulan April 2007. Pada kenyataannya besar pemakaian KWh untuk 30 pelanggan selama bulan April adalah 6804 KWh . Dengan demikian besar daya listrik yang tidak terpakai adalah 28080 - 6804= 21276 KWh atau efisiensi rata-rata yang ada hanya 24,23%. Hal tersebut membuktikan bahwa kerugian yang diderita oleh adanya energi listrik yang tidak terpakai sebesar = 21276 KWh. (4) Pada daya yang terpasang 2200 VA, hasil perhitungan efisiensi menunjukkan bahwa seharusnya total energi yang terpakai jika efisiensi 100 % adalah 47520 KWh untuk 30 pelanggan perumahan Surakarta Bulan April 2007. Pada kenyataannya besar pemakaian KWh untuk 30 pelanggan selama bulan April adalah 12093 KWh. Dengan demikian besar energi listrik yang tidak terpakai adalah 47520-12093 = 35427 KWh atau efisiensi rata-rata yang ada hanya 25.45%. Hal tersebut membuktikan bahwa kerugian yang diderita oleh adanya energi listrik yang tidak terpakai sebesar = 35427 KWh. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini bahwa penggunaan daya listrik antara 450 VA, 900VA, 1300 VA, 2200 VA di perumahan Surakarta pada bulan April 2007 tidak berbeda jauh jauh efisiensinya, akan tetapi ada sedikit perbedaan berturut-turut adalah 22,78%, 27,70%, 24,23%, 25,45%. Hasil di atas membuktikan bahwa penggunaan daya listrik pada perumahan Surakarta tersebut masih di bawah kebutuhan maksimum atau rata-rata efisiensi secara keseluruhan hanya 25,04%, ini jelas akan merugikan. Total kerugian daya Listrik yang tidak terpakai pada bulan April 2007 mencapai 78.264 KWh. Langkah yang diambil untuk memperkecil kerugian adalah dengan penurunan daya listrik yang dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik, agar efisiensi kebutuhan daya listrik mendekati maksimal (seimbang antara permintaaan konsumen terhadap produksi).
Info Komputer
 
  • CCBot/2.0 http://commoncrawl.org/faq/
  • 54.146.11.8
  • Who's Online
     
    Randomize Profile
     
    Statistik
     
    Langganan RSS