header image
Potensi Minyak Laka dalam Limbah Kulit Biji Mete (Anacardium occidentale Linn) Terhadap Kematian Hama Ulat Tanah (Anthonomus rubi Herbst) Yang Menyerang Tanaman STroberi di Tawangmangu
Nama Peneliti
Anggota Peneliti
Instansi/Jurusan : Jur. Pend. IPA FKIP
Jenis Penelitian : Penelitian Dosen Muda
Lokasi
:
Bidang Ilmu : MIPA
Tahun : 2006
No Telp :
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari tingkat kematian hama ulat tanah yang menyerang tanaman stroberi setelah perlakuan ekstrak kulit biji mete dan Kadar efektif konsentrasi ekstrak dari kulit biji mete terhadap kematian hama ulat tanah yang menyerang tanaman stroberi . Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah 63 kombinasi perlakuan. Sampel ulat tanah dikoleksi dari lapangan di kebun stroberi yang telah dirombak. Koleksi dilakukan sampai mendapatkan sejumlah sampel penelitian. Untuk mendapatkan kondisi awal yang sama digunakan berat awal sama khususnya pada larva instar II. Kulit biji mete ditimbang dalam keadaan segar lalu dikeringkan di bawah sinar matahari langsung, sampai kandungan air minimum (berat bahan berkurang sapai 50-60%). Serbuk dibuat dengan menggiling kulit biji mete yang sudah kering dengan blender elektrik sampai halus. Serbuk ditimbang untuk tiap-tiap konsentrasi uji (ppm) dan dilarutkan dalam aquades lalu disaring dengan kertas saring dan siap digunakan. Prosedur penelitian dengan menyemprotkan ekstrak kulit biji mete dari berbagai konsentrasi pada masing-masing sample polibag. Pengamatan dilakukan pada setiap jam sampai 48 jam. Parameter yang diamati adalah jumlah larva yang mati dan kapan kematian itu terjadi. Ulat tanah dianggap mati apabila sudah tidak memberikan respon atau tidak bergerak apabila pada bagian badannya disentuh dengan kuas. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan kombinasi kemudian jika terdapat perbedaan nyata, dilanjutkan dengan Duncan's multiple range test (DMRT) taraf 5 %, Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh jenis ekstrak terhadap jumlah kematian Anthonomus rubi hama ulat tanah penyerang tanaman stroberi, artinya jenis ekstrak A, B maupun C mengakibatkan jumlah kematian yang sama, terdapat pengaruh konsentrasi terhadap jumlah kematian Anthonomus rubi hama ulat tanah penyerang tanaman stroberi. Dengan melihat hasil komparasi ganda dapat disimpulkan bahwa : 10<20<30=40=50=60=70, terdapat interaksi antara jenis ekstrak dan konsentrasi terhadap jumlah kematian Anthonomus rubi hama ulat tanah penyerang tanaman stroberi, Kematian tercepat dari hama ulat tanah (Anthonomus rubi) terjadi setelah pemberian ekstrak dengan kadar 50%, 60% dan 70%, Dosis efektif terhadap kematian Antonomus rubi adalah pada konsentrasi 50 pada ekstrak kasar, kadar 50% pada ekstrak dengan pelarut alkohol 70% dan kadar 40% dari ekstrak dengan pelarut PEG. Kata Kunci : minyak laka, stroberi, Anthonomus rubi, tingkat kematian *) Dibiayai oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional,sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksanaan Hibah Penelitian Nomor: 006/SP2H/PP/DP2M/III/2007, tanggal 29 Maret 2007. **) Dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta
Info Komputer
 
  • CCBot/2.0 http://commoncrawl.org/faq/
  • 54.166.232.243
  • Who's Online
     
    Randomize Profile
     
    Statistik
     
    Langganan RSS